Kepercayaan Publik ke IFG Life Dinilai Dorong Pertumbuhan Industri Asuransi

Oleh Dwi Natasya pada 31 Mar 2026, 10:41 WIB

Screenshot

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepercayaan masyarakat terhadap PT Asuransi Jiwa IFG dinilai membawa dampak positif bagi industri asuransi jiwa. Hal ini sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang semakin baik. Oleh karena itu, kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam perkembangan industri ini.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Herman Khaeron dalam acara Kompas.com Talks. Acara tersebut mengangkat tema standar baru tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah. Selain itu, hadir pula perwakilan dari asosiasi dan regulator industri.

Menurut Herman, IFG Life kini mulai menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan keuntungan. Ia menilai hal ini menjadi tanda meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. “Artinya masyarakat percaya dengan pengelolaan asuransi kepada IFG Life,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa capaian IFG Life dapat menjadi tolok ukur bagi industri asuransi lainnya. Ia berharap kepercayaan publik ini terus dijaga secara konsisten. Dengan demikian, industri asuransi dapat berkembang lebih sehat.

Selain itu, Herman menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan asuransi. Ia mengingatkan agar perusahaan tidak menawarkan keuntungan yang berlebihan kepada nasabah. Hal tersebut berisiko menimbulkan masalah di masa depan.

“Jangan sampai asuransi menawarkan hal yang sulit diwujudkan,” tegas Herman. Ia juga menyoroti kondisi global yang tidak menentu dapat memengaruhi sektor ekonomi. Oleh karena itu, perusahaan harus lebih realistis dalam memberikan penawaran.

Sementara itu, IFG Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp6,77 triliun sepanjang 2025. Angka ini meningkat 8,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari strategi keuangan yang efektif.

Selain itu, perusahaan juga telah membayar klaim lebih dari Rp23,4 triliun sejak berdiri. Tingkat Risk Based Capital (RBC) tercatat sebesar 202,95 persen, jauh di atas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Dengan kinerja tersebut, IFG Life dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik dan industri asuransi.