Kerja Sama Pertahanan RI-AS Makin Dekat Apa yang Dibahas Sjafrie?

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 12 Aug 2026, 10:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Wakil Menteri Perang Amerika Serikat Elbridge A. Colby untuk membahas kelanjutan kerja sama pertahanan kedua negara. Salah satu fokus pembicaraan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan dan pelatihan.

Kementerian Pertahanan menyebut kesempatan bagi personel TNI untuk mengikuti pendidikan dan latihan di Amerika Serikat akan terus didorong. Program tersebut ditujukan bagi prajurit yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi.

"Kesempatan bagi personel TNI untuk mengikuti pendidikan dan latihan di Amerika Serikat akan terus didorong dengan mengedepankan profesionalisme dan prinsip merit," bunyi keterangan resmi Kemhan RI, dikutip dari beberapa media, Rabu (12/8/2026).

Selain pendidikan dan pelatihan, kedua pihak juga membahas peningkatan latihan bersama. Kerja sama tersebut mencakup latihan gabungan pasukan khusus untuk meningkatkan kemampuan operasional kedua negara.

Kemhan menegaskan kerja sama pertahanan Indonesia dan AS tetap ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional. Arah kerja sama tersebut ditujukan untuk memperkuat kemampuan Indonesia agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

"Menhan menekankan bahwa penguatan kerja sama pertahanan Indonesia AS tetap ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional serta diarahkan untuk memperkuat kemampuan Indonesia agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional," tegas Kemhan RI.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga disebut memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi dalam hubungan pertahanan kedua negara.

AS disebut menghormati nilai nasionalisme dan patriotisme Indonesia serta mendukung peningkatan profesionalisme pertahanan. Kemhan juga menekankan prinsip saling menghormati sebagai dasar agar kerja sama dapat berjalan secara konstruktif dan setara.

Indonesia turut menegaskan pentingnya komunikasi terbuka dalam menyelesaikan berbagai aspek teknis kerja sama pertahanan. Setiap bentuk kerja sama juga tetap harus mengikuti ketentuan dan prosedur nasional Indonesia.

Kemhan memastikan seluruh kegiatan kerja sama dilaksanakan dengan memperhatikan keamanan, ketertiban, serta kedaulatan Indonesia. Indonesia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan hubungan pertahanan dengan AS melalui pendekatan yang saling menghormati dan menguntungkan.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari Major Defense Cooperation Partnership atau MDCP yang disepakati Indonesia dan AS pada April 2026. Kemitraan ini mencakup modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.

Ke depan, kedua negara berkomitmen memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral maupun multilateral. Salah satunya melalui Super Garuda Shield yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan bersama dan mendukung upaya menjaga perdamaian dunia.