Melissa Barrera Puji Solidaritas Musisi yang Dukung Macklemore dan Palestina

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 22 Sep 2026, 09:10 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Melissa Barrera menyoroti solidaritas para musisi terhadap Macklemore setelah rapper tersebut dikeluarkan dari rangkaian konser Loop Tour Ed Sheeran. Menurut Melissa, dukungan tersebut juga memperlihatkan perubahan sikap terhadap isu Palestina.

Melissa mengatakan dirinya terharu melihat banyak musisi secara terbuka menunjukkan dukungan kepada Macklemore. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan pengalaman yang dialaminya ketika menyuarakan dukungan terhadap Palestina pada 2023.

"Hal itu membuat saya terharu. Kalian tahu, saya tidak mendapatkan dukungan seperti itu saat hal tersebut menimpa saya. Saya tidak mengalaminya sama sekali," kata Melissa.

Ia menilai situasi saat dirinya menghadapi kontroversi masih berada pada tahap awal. Menurut Melissa, banyak orang ketika itu masih merasa takut untuk menyatakan dukungan secara terbuka.

"Saat itu situasinya masih terlalu dini. Orang-orang terlalu takut. Namun, senang rasanya melihat bahwa hampir tiga tahun kemudian, setidaknya keadaan sudah berubah," ujarnya.

Melissa juga secara khusus menyoroti keputusan para penampil pembuka dalam tur Ed Sheeran. Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan Beoga disebut memilih mundur setelah Macklemore mengumumkan dirinya dikeluarkan dari tur.

Menurut Melissa, keputusan tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap Macklemore. Ia menyebut kekompakan para musisi tersebut sebagai sesuatu yang indah untuk dilihat.

"Sungguh indah melihat Finneas, bandnya, dan semua penampil pembuka mundur sebagai bentuk dukungan bagi Macklemore," tuturnya.

Melissa sebelumnya juga mengalami dampak dari pernyataannya terkait konflik Israel dan Palestina. Pada 2023, ia dikeluarkan dari proyek film Scream setelah menyampaikan dukungan terhadap Palestina melalui media sosial.

Dalam sejumlah pernyataannya, Melissa mengkritik tindakan Israel di Jalur Gaza dan menggunakan istilah genosida serta pembersihan etnis. Ia juga ikut dalam aksi yang menyerukan gencatan senjata di depan Sundance Film Festival di Park City, Utah, pada Januari 2024.

Melissa menjadi salah satu dari sekitar 100 orang yang mengikuti aksi tersebut. Para peserta membawa bendera Palestina dan menyuarakan tuntutan gencatan senjata di tengah berlangsungnya festival film.