JAKARTA, Cobisnis.com - Kepadatan arus mudik di Pelabuhan Merak mencapai puncaknya sejak dini hari. Deretan kendaraan yang hendak menyeberang ke Sumatera terlihat mengular hingga ke jalur arteri menuju pelabuhan.
Lonjakan volume kendaraan sebenarnya sudah mulai terjadi sejak Selasa malam. Arus keluar dari gerbang tol Merak terus berdatangan dan menyebabkan penumpukan di area pelabuhan serta jalan akses utama.
Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa kondisi ini telah sesuai dengan perkiraan sebelumnya.
Dalam rentang waktu pukul 08.00 pagi hingga 20.00 malam, tercatat lebih dari 12 ribu kendaraan melakukan reservasi, dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah hingga melampaui 13 ribu unit.
Kepadatan yang sempat meluber ke jalan arteri berangsur berkurang setelah kapal-kapal di dermaga mulai mengangkut kendaraan. Petugas kepolisian juga terlihat aktif mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dapat masuk ke pelabuhan secara tertib.
Selain itu, area penampungan sementara seperti Pelabuhan Indah Kiat sempat dimanfaatkan untuk mengurai antrean, namun kini telah kembali kosong. Hal ini disebut sebagai hasil koordinasi yang baik antara ASDP, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan.
Dalam menghadapi mudik Lebaran tahun ini, ASDP juga menerapkan kebijakan tarif tiket tunggal untuk kapal eksekutif maupun reguler. Sistem ini membuat pengguna jasa tidak lagi memilih jenis kapal, melainkan akan diarahkan ke kapal yang tersedia agar proses penyeberangan lebih merata dan cepat menuju Bakauheni.