Mudik Lebaran 2026, Tarif 9 Ruas Tol Ini Diskon hingga 30%

Oleh Desti Dwi Natasya pada 12 Mar 2026, 08:21 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan potongan tarif tol sebesar 30 persen selama empat hari pada periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Diskon tersebut berlaku di sembilan ruas jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group.

Potongan tarif akan diberlakukan selama dua hari pada periode arus mudik, yaitu 15–16 Maret 2026 (H-6 hingga H-5 Lebaran), serta dua hari pada periode arus balik, yaitu 26–27 Maret 2026 (H+5 hingga H+6 Lebaran).

Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran sekaligus membantu mendistribusikan lalu lintas agar lebih merata.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan program potongan tarif ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus pada ruas tol yang terintegrasi dalam sistem transaksi Jasa Marga Group.

“Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environment, Social, Governance). Pemberian diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk melakukan perjalanan lebih awal sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata,” ujar Rivan dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Diskon tarif tersebut berlaku di sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC. Selain itu, potongan tarif juga berlaku di ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) dan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi di wilayah Sumatra, serta Tol Cipularang dan Padaleunyi di wilayah Bandung–Cisumdawu.

Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026.

Rivan menambahkan bahwa pemberian diskon tarif tol diharapkan dapat mendorong masyarakat mengatur waktu perjalanan di luar periode puncak arus lalu lintas sehingga kepadatan kendaraan dapat ditekan.

“Dengan adanya perubahan pola perjalanan tersebut, Jasa Marga dapat mengoptimalkan kapasitas jalan tol sehingga distribusi lalu lintas menjadi lebih merata dan layanan kepada pengguna jalan dapat terjaga sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol,” tambahnya.

Untuk mendapatkan potongan tarif tersebut, pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh diwajibkan menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi masuk (tap in) dan keluar (tap out) gerbang tol dengan saldo yang mencukupi.

“Data asal perjalanan dan golongan kendaraan harus terbaca dengan baik di sistem transaksi tol. Potongan tarif tidak berlaku apabila transaksi dengan saldo uang elektronik tidak mencukupi atau tidak terbaca asal dan golongan kendaraan,” tutup Rivan.