JAKARTA, Cobisnis.com — Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak ikut mencuat dalam bursa calon Panglima TNI. Maruli pun merespons kabar tersebut.
Menurut Maruli, peluang untuk menduduki posisi Panglima TNI terbuka bagi seluruh kepala staf angkatan. Karena itu, ia tidak menganggap isu yang mengaitkan namanya sebagai sesuatu yang istimewa.
"Ya enggak apa, kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon," kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (7/10/26).
Maruli juga tidak menunjukkan keberatan ketika ditanya mengenai kabar dirinya yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Panglima TNI saat ini.
"Ya biasa," ujarnya.
Selain Maruli, terdapat dua kepala staf angkatan lainnya yang saat ini memimpin matra masing-masing. Jabatan KSAL diemban Laksamana M. Ali, sedangkan KSAU dijabat Marsekal Tonny Harjono.
Dasar hukum mengenai calon Panglima TNI diatur dalam Pasal 13 UU TNI. Berdasarkan ketentuan tersebut, jabatan Panglima TNI dapat diberikan kepada perwira tinggi yang pernah atau sedang menduduki posisi sebagai kepala staf angkatan.
Maruli sendiri dipercaya menjadi KSAD sejak 2023. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjalankan tugas sebagai Pangkostrad.
Pengalaman Maruli di lingkungan TNI juga cukup panjang. Ia pernah menjabat Panglima Kodam IX/Udayana yang memiliki wilayah komando teritorial di Bali.
Sebelum itu, Maruli berkarier di Paspampres. Sejumlah jabatan pernah diembannya, mulai dari Komandan Grup A Paspampres, Wakil Komandan Paspampres, hingga Komandan Paspampres.