PLN Indonesia Power Dukung Percepatan Energi Surya melalui Program PLTS 100 GWp

Oleh Iwan Supriyatna pada 27 Aug 2026, 08:24 WIB

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran secara resmi meluncurkan Program PLTS 100 GWp sebagai langkah memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

JAKARTA, Cobisnis.com – PLN Indonesia Power terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung percepatan pengembangan energi surya nasional melalui Program PLTS 100 GWp.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan sejumlah proyek energi surya yang menjadi bagian dari portofolio energi terbarukan PLN Indonesia Power, sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Momentum tersebut ditandai dengan Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta jajaran terkait.

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan energi surya sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

PLN Indonesia Power memiliki sejumlah proyek pembangkit energi surya yang dikembangkan bersama mitra strategis. Portofolio tersebut antara lain PLTS Terapung Gajah Mungkur berkapasitas 134,2 MWp, PLTS Terapung Saguling 92 MWp, PLTS Pasuruan 132 MWp, serta PLTS Banyuwangi 132 MWp.

Keberadaan proyek-proyek tersebut memperkuat portofolio PLN Indonesia Power dalam pengembangan pembangkit berbasis energi surya di berbagai wilayah Indonesia.

Pengembangan portofolio tersebut menjadi bagian dari langkah PLN Indonesia Power dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan sekaligus menghadirkan solusi energi yang mendukung kebutuhan sistem ketenagalistrikan.

Melalui kolaborasi dengan mitra strategis, perusahaan terus mengembangkan potensi energi surya dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem dan karakteristik wilayah.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan PLTS 100 GWp dalam tiga tahun menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

"Program PLTS berkapasitas 100 GWp merupakan langkah besar untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia. Target ini akan kita bangun dalam waktu sekitar tiga tahun dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan dalam negeri, termasuk tenaga surya dan panas bumi. Kita ingin membuktikan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri, mengurangi ketergantungan pada energi impor, serta mengelola seluruh sumber daya energi secara efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Prabowo ditulis Kamis (27/8/2026).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa percepatan program PLTS 100 GW dalam tiga tahun menjadi langkah untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

"Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar US$73 miliar atau Rp1.120 triliun, yang berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO₂ per tahun. Program ini akan kita laksanakan secara masif dalam tiga tahun, sekaligus mendorong penggunaan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM,” tutur Bahlil.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan PLN Indonesia Power siap mengambil peran aktif dalam mendukung percepatan pengembangan energi surya sebagai bagian dari transformasi portofolio pembangkitan perusahaan.

Menurutnya, pengembangan PLTS tidak hanya menjadi bagian dari penambahan kapasitas energi terbarukan, tetapi juga membutuhkan penguatan kapabilitas, inovasi teknologi, serta kolaborasi untuk memastikan energi bersih dapat dihadirkan secara andal dan memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan nasional.

"PLN Indonesia Power berkomitmen mengambil peran strategis dalam mendukung percepatan Program PLTS 100 GWp melalui pengembangan portofolio energi surya yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan. Dengan pengalaman, kapabilitas, serta kolaborasi bersama mitra strategis, kami siap mengoptimalkan potensi energi surya di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memastikan pengembangannya memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan dan mendukung tercapainya ketahanan energi nasional," ujar Bernadus.

Keterlibatan PLN Indonesia Power dalam momentum Program PLTS 100 GWp semakin memperkuat peran perusahaan dalam mendukung transformasi energi nasional.

Dengan pengalaman, kapabilitas, dan kolaborasi yang terus diperkuat, PLN Indonesia Power berkomitmen menghadirkan solusi energi yang andal, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi kinerja PLN dan pembangunan nasional.