Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 17 Sep 2026, 18:29 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga Negara Asing atau WN China bernama Wei Shang diduga memburu dan menyantap penyu sisik di kawasan konservasi perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Polisi kini melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.

Personel gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP di sebuah homestay dan lokasi bawah laut yang diduga berkaitan dengan perburuan penyu sisik.

Kabid Humas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny SA Hengkelare mengatakan olah TKP bawah laut melibatkan aparat kepolisian dan penyelam BLUD Kabupaten Raja Ampat.

"Personel gabungan untuk melaksanakan olah TKP di lokasi homestay maupun lokasi bawah laut yang diduga berkaitan dengan perburuan penyu sisik," ungkap Jenny, Rabu (16/9/2026).

Dalam pencarian pertama, tim penyelam menyisir area sekitar 60x60 meter. Namun, titik yang diduga menjadi lokasi perburuan belum ditemukan sehingga pencarian dilanjutkan setelah tim beristirahat.

Pada penyelaman kedua, area pencarian diperluas menjadi sekitar 150x150 meter dengan kedalaman sekitar 11 meter. Lokasi pencarian berada di sekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Pam atau Fam.

Dari hasil pemeriksaan di homestay dan lokasi yang diduga menjadi tempat perburuan, penyidik menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Barang bukti tersebut terdiri dari satu panci, lima sumpit, dan satu sarung tangan berwarna hitam dengan bintik bintik silver. Polisi juga telah memperoleh rekaman video yang diduga memperlihatkan aktivitas perburuan penyu sisik.

Selain video, penyidik menemukan foto yang menggambarkan aktivitas setelah satwa tersebut diduga dimasak untuk kemudian dikonsumsi. Seluruh bukti tersebut kini digunakan dalam proses penyelidikan.

Wei Shang sebelumnya diamankan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Senin (14/9/2026). Ia diamankan saat diduga hendak terbang menuju Malaysia dan kemudian dibawa ke Imigrasi Sorong untuk menjalani pemeriksaan.

Dugaan perburuan dan pembunuhan penyu tersebut disebut terjadi pada 8 hingga 11 September 2026. Lokasinya berada di sekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Pam atau Fam, tepatnya di area reef sebelah utara Ormandira Homestay dan sebelah selatan Rufas.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, Wei Shang diduga menyelam bersama dua orang lainnya menggunakan speargun. Penyu tersebut kemudian diduga dibawa ke homestay untuk dimasak dan dikonsumsi.

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan perburuan tersebut, termasuk menelusuri lokasi bawah laut dan mengamankan sejumlah barang serta dokumentasi yang dianggap berkaitan dengan perkara.