Jamkrindo

Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan Siapkan 34 Proyek Sampah Jadi Energi

Oleh Hidayat Taufik pada 03 Feb 2026, 00:42 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadapi ancaman darurat sampah nasional dengan meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini diperkenalkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Gerakan Indonesia ASRI dirancang sebagai aksi nasional terpadu yang tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada pencegahan dampak kesehatan akibat penumpukan sampah. Presiden menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang harus dipimpin langsung oleh seluruh instansi pemerintah hingga ke tingkat sekolah.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mendorong kembali budaya kerja bakti atau korve secara rutin. Ia menilai kebiasaan sederhana seperti membersihkan lingkungan selama 10–30 menit setiap pagi, jika dilakukan secara massal, akan memberikan dampak besar dalam waktu singkat.

Presiden juga mengingatkan kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai daerah yang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan proyeksi pemerintah, sebagian besar TPA di Indonesia diperkirakan akan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028, bahkan ada yang lebih cepat.

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini. Proyek tersebut bertujuan mengolah sampah menjadi sumber energi terbarukan sekaligus mengurangi beban TPA. Menurut Presiden, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menghambat potensi pariwisata nasional.

Selain isu sampah, Presiden Prabowo turut menyoroti aspek estetika permukiman. Ia mengkritik penggunaan atap seng yang dinilai tidak ramah bagi penghuni dan merusak keindahan kota. Pemerintah pun mendorong penggunaan genteng sebagai bagian dari upaya mempercantik kawasan permukiman.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah menjadi lebih bersih, sehat, dan indah. Ia menegaskan bahwa lingkungan yang tertata dengan baik merupakan cerminan kebangkitan bangsa dan menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan rakyat.