Jamkrindo

Program Beasiswa F.I.R.E Triv Foundation Tarik Minat Mahasiswa dari Berbagai Kampus

Oleh Dwi Natasya pada 15 Jan 2026, 17:16 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Beasiswa F.I.R.E (Future Innovators in Rising Economy) yang digagas Triv Foundation bersama MEXC Foundation mendapat sambutan luas dari mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia. Sejak pertama kali diumumkan, program ini mencatat minat pendaftar yang melampaui perkiraan awal.

CEO & Founder Triv, Gabriel Rey, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta mencerminkan kesiapan generasi muda Indonesia untuk terlibat lebih jauh dalam industri blockchain dan Web3. Menurutnya, mahasiswa tidak lagi sekadar ingin menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan sebagai pengembang dan inovator.

Beasiswa F.I.R.E dirancang sebagai program pengembangan talenta blockchain melalui pendekatan pendidikan terstruktur, pendampingan intensif, serta pengenalan langsung terhadap praktik industri. Program ini bertujuan mencetak calon pemimpin dan pelaku industri blockchain Indonesia di masa depan.

Sejak diluncurkan pada November 2025, Beasiswa F.I.R.E telah memasuki tahap seleksi dan onboarding. Para peserta terpilih kini mulai mengikuti rangkaian awal program, mulai dari pengenalan kurikulum, pembelajaran dasar blockchain, hingga persiapan memasuki fase mentorship intensif melalui F.I.R.E Mentorship Lab.

Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta tercatat mendaftar. Dari proses seleksi awal, delapan mahasiswa telah terpilih, terdiri atas dua mahasiswa Universitas Indonesia, tiga mahasiswa Universitas Bina Nusantara, dan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring berjalannya program.

Peserta berasal dari latar belakang akademik yang beragam, mulai dari Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Data Science, hingga Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen. Bahkan, terdapat pula peserta dari disiplin non-teknis yang memiliki ketertarikan kuat terhadap blockchain dan Web3. Kondisi ini menunjukkan bahwa ekosistem blockchain kini diminati lintas bidang keilmuan.

Gabriel Rey menjelaskan bahwa kurikulum Beasiswa F.I.R.E disusun dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar blockchain dan Web3, penerapan teknologi dalam industri nyata, serta pengembangan kemampuan teknis dan non-teknis seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi.

Melalui F.I.R.E Mentorship Lab, peserta dibimbing langsung oleh praktisi industri untuk mengerjakan studi kasus dan simulasi permasalahan nyata. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti pada teori, melainkan diarahkan agar bersifat aplikatif dan relevan dengan dunia kerja.

Sebagai bagian dari ekosistem blockchain nasional, Triv Foundation berperan sebagai penghubung antara dunia akademik dan industri. Materi pembelajaran diselaraskan dengan kebutuhan industri terkini, mentor berasal dari praktisi aktif, serta peserta dibekali pemahaman mengenai regulasi, kepatuhan, dan praktik terbaik di sektor blockchain.

Gabriel Rey menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah melahirkan talenta yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga siap secara profesional. Ia juga menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain global dalam industri blockchain apabila pengembangan talenta dilakukan sejak dini.

Sementara itu, Indonesia Country Manager MEXC Foundation, Excelsior, menyebut Indonesia sebagai salah satu prioritas strategis MEXC Foundation di kawasan Asia Tenggara. Hal ini didorong oleh besarnya populasi muda, cepatnya adopsi teknologi digital, serta aktifnya komunitas kripto dan blockchain di Tanah Air.

Menurut Excelsior, Beasiswa F.I.R.E menjadi wadah yang tepat untuk memperkenalkan talenta Indonesia ke standar global. Dengan kurikulum dan pendampingan berkelas internasional, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam proyek global, bersaing di perusahaan Web3 internasional, hingga menjadi pengembang atau pendiri startup blockchain berskala dunia.

Ia menambahkan bahwa MEXC Foundation memandang Beasiswa F.I.R.E sebagai inisiatif jangka panjang. Apabila dampak dan hasil program sesuai dengan visi yang diharapkan, peluang perluasan program ke batch berikutnya dengan cakupan yang lebih besar terbuka lebar.

Sebagai informasi, kolaborasi ini menggabungkan pengalaman Triv yang telah beroperasi lebih dari satu dekade di Indonesia dengan lebih dari 3 juta pengguna sejak 2015, serta jaringan global MEXC Foundation dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan blockchain dan Web3.