JAKARTA, Cobisnis.com — Raffi Ahmad menjelaskan kemunculan namanya dalam perkara dugaan suap pengurusan impor yang menyeret perusahaan Blueray.
Ia menegaskan percakapan soal pengiriman iPhone dan perangkat elektronik lain tidak pernah menjadi permintaan resmi.
Menurut Raffi, peristiwa itu terjadi saat dirinya berada di New York bersama sejumlah rekan. Mereka sempat mengunjungi beberapa lokasi milik warga Indonesia.
Setelah itu, pihak Blueray mengajak rombongan berfoto. Kemudian, mereka memperkenalkan perusahaan dan menawarkan bantuan pengiriman barang elektronik.
Raffi mengaku hanya merespons secara santai. Karena itu, ia mengatakan ucapan mengenai titip iPhone terbaru sebatas bentuk sopan santun.
Namun, ia membantah pernah membuat kesepakatan atau melakukan transaksi apa pun.
Selain itu, Raffi menyatakan tidak pernah menerima kiriman barang. Ia juga mengaku tidak memiliki komunikasi lanjutan dengan pihak perusahaan.
Meski begitu, namanya kemudian muncul dalam persidangan dugaan suap pengurusan impor yang melibatkan pemilik Blueray Cargo.
Raffi mengatakan dirinya tidak mengenal pihak perusahaan secara pribadi. Karena itu, ia mempertanyakan alasan namanya ikut dikaitkan dalam perkara tersebut.