UEA, Turki dan Australia Mulai Puasa Ramadan 2026 pada 19 Februari

Oleh Desti Dwi Natasya pada 18 Feb 2026, 16:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah negara telah lebih dulu mengumumkan penetapan awal puasa tahun 2026. Jika di Indonesia masih menanti hasil sidang isbat dan pemantauan hilal, tiga negara ini sudah memastikan bahwa 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Mengutip laporan Gulf News, keputusan tersebut diambil setelah melalui proses pengamatan hilal serta perhitungan astronomi yang dilakukan otoritas keagamaan masing-masing negara.

Berikut tiga negara yang telah mengonfirmasi awal Ramadan pada 19 Februari 2026:

Uni Emirat Arab

Otoritas Islam setempat menyatakan bahwa berdasarkan hasil rukyat dan hisab, hilal dinyatakan memenuhi kriteria sehingga 19 Februari 2026 ditetapkan sebagai hari pertama puasa.

Turki

Dewan agama nasional Turki juga mengumumkan tanggal yang sama. Penetapan dilakukan dengan metode perhitungan astronomi yang selama ini menjadi rujukan resmi dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Australia

Lembaga keagamaan di Australia turut memastikan Ramadan dimulai pada 19 Februari 2026. Penentuan ini disesuaikan dengan hasil hisab dan tradisi lokal yang berlaku, yang umumnya mempertimbangkan data astronomi maupun laporan terlihatnya hilal.

Meski demikian, tidak semua negara menetapkan tanggal yang sama. Sebagian wilayah lain masih menunggu hasil pemantauan hilal secara langsung sebelum mengumumkan keputusan resmi. Perbedaan ini lazim terjadi karena ada negara yang lebih mengandalkan hisab (perhitungan astronomi), sementara lainnya mengutamakan rukyat atau observasi langsung bulan sabit.

Perbedaan metode tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat awal Ramadan bisa berbeda antarnegara setiap tahunnya.