Vietnam Fokus Kejar Pendidikan Kelas Dunia dengan Tunjangan Guru hingga 100%

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 24 Jul 2026, 13:19 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Vietnam melakukan reformasi besar di sektor pendidikan melalui Resolusi 71 Politbiro. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga sekolah untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Dalam kebijakan tersebut, guru pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar berpeluang mendapatkan tunjangan hingga 70%. Sementara guru yang bertugas di wilayah sulit, perbatasan, kepulauan, pegunungan, serta kawasan etnis minoritas dapat memperoleh tunjangan hingga 100%.

Tidak hanya guru, tenaga pendukung di sekolah juga mendapat perhatian melalui pemberian tunjangan minimal 30%. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh tenaga yang terlibat langsung dalam sistem pendidikan.

Pemerintah Vietnam mengambil langkah tersebut untuk mengatasi persoalan pendapatan guru yang dinilai masih rendah. Kondisi ini sebelumnya turut menjadi salah satu faktor tingginya angka pengunduran diri guru, terutama pada jenjang pendidikan prasekolah.

Dengan peningkatan tunjangan, pemerintah berharap profesi guru menjadi lebih menarik dan mampu mempertahankan tenaga pendidik berkualitas. Insentif yang lebih besar juga diarahkan untuk mendorong guru mengabdi di daerah yang selama ini sulit mendapatkan tenaga pengajar.

Reformasi pendidikan Vietnam juga didukung peningkatan anggaran. Pemerintah menetapkan anggaran pendidikan dan pelatihan sedikitnya 20% dari total belanja negara untuk membangun sistem pendidikan yang lebih modern, adil, berkualitas, serta merata hingga wilayah terpencil.

Langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Vietnam hingga 2045. Negara tersebut menargetkan sistem pendidikan yang mampu menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, meningkatkan daya saing global, serta membawa kualitas pendidikan masuk dalam jajaran 20 besar dunia.