Dari KSAD ke Menko Polkam, Karier Dudung Terus Menanjak

Oleh Hidayat Taufik pada 01 Oct 2026, 17:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kamis (1/10/2026).

Dudung mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Djamari Chaniago. Sebelum masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dipercaya memimpin Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Dudung lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965. Masa sekolahnya dari tingkat dasar hingga menengah juga ditempuh di Bandung.

Setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 9 Bandung pada 1985, Dudung memilih karier militer. Ia kemudian mengikuti pendidikan di Akademi Militer (Akmil) di Magelang.

Di luar pendidikan kemiliteran, Dudung juga melanjutkan studi di bidang ekonomi dan manajemen. Ia meraih gelar sarjana dan magister, kemudian menyelesaikan pendidikan doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti pada 2022.

Setahun kemudian, Dudung dikukuhkan sebagai profesor di Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM).

Pengabdian Dudung di lingkungan TNI dimulai ketika ia bertugas sebagai komandan peleton di Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti, Atambua, Nusa Tenggara Timur. Ia menjalankan penugasan tersebut pada 1989 hingga 1994.

Perjalanan kariernya berlanjut melalui berbagai posisi, termasuk Wakil Komandan Yonif 401/Alugoro dan Banteng Raider serta Kepala Staf Kodim 0733/BS Semarang.

Pada 2002-2004, Dudung dipercaya sebagai Komandan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya. Setelah itu, ia menjalankan tugas sebagai Dandim di Musi Rawas dan Palembang.

Kenaikan pangkat Dudung berlangsung seiring dengan perkembangan kariernya. Ia menyandang pangkat brigadir jenderal pada 2015 sebelum kemudian menjadi mayor jenderal saat menjabat sebagai Gubernur Akmil periode 2018-2020.

Dudung kemudian mendapat amanah sebagai Pangdam Jaya pada 2020. Namanya menjadi perhatian publik ketika ia mengambil tindakan terhadap baliho yang berkaitan dengan dukungan kepada Rizieq Shihab. Pada periode tersebut, Dudung juga sempat menyampaikan ancaman pembubaran Front Pembela Islam (FPI).

Pada 2021, Presiden Joko Widodo mengangkat Dudung sebagai KSAD untuk menggantikan Andika Perkasa. Masa tugasnya sebagai KSAD berakhir ketika ia memasuki masa purnatugas pada 19 November 2023.

Setelah keluar dari dinas militer, Dudung melanjutkan kiprahnya di pemerintahan. Pada Oktober 2024, ia ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Berikutnya, Dudung dipercaya memimpin KSP. Ia dilantik di Istana Negara pada 27 April. Selama menjalankan tugas tersebut, Dudung turut memberikan perhatian terhadap sejumlah agenda prioritas pemerintah, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kini, Dudung kembali menempati jabatan pemerintahan setelah dilantik sebagai Menko Polkam. Pelantikan dilakukan Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta bersama sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya.