Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

Oleh Hidayat Taufik pada 01 Oct 2026, 18:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Komjen Pol Suyudi Ario Seto resmi menjadi Kapolri baru setelah mendapat persetujuan DPR RI pada Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri.

Sebelum mendapat persetujuan DPR, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengirimkan surat usulan pemberhentian Listyo Sigit sekaligus pengangkatan Kapolri baru kepada DPR. Surat tersebut bertanggal 30 September 2026.

Suyudi menjadi satu-satunya nama yang diajukan Presiden untuk menduduki posisi Kapolri. Komisi III kemudian menyepakati pencalonannya secara aklamasi sebelum keputusan tersebut dibawa ke rapat paripurna.

Dalam pemaparannya, Suyudi menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan Polri tidak seharusnya membuat seluruh program dimulai kembali dari awal.

"Saya tidak ingin setiap pergantian Kapolri selalu dimaknai sebagai memulai kembali dari nol," kata Suyudi, dikutip dari berbagai sumber,  Kamis (1/9/26).

Ia menyampaikan visi kepemimpinan bertajuk "Polri Bersama Masyarakat". Suyudi juga memaparkan program kerja 100 hari pertama yang dibagi dalam tiga tahap, yakni pemetaan kondisi, pengujian perbaikan, serta evaluasi hasil.

Setelah melalui uji kelayakan, Komisi III DPR menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi. Selanjutnya, rapat paripurna DPR mengesahkan pengangkatan Suyudi untuk menggantikan Listyo Sigit.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Sepanjang kariernya, ia banyak bertugas di bidang reserse dan kriminal.

Ia pernah menduduki sejumlah posisi di tingkat kewilayahan. Beberapa di antaranya adalah Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat pimpinan wilayah. Suyudi pernah menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023–2024 dan Kapolda Banten pada 2024–2025.

Pada 25 Agustus 2025, Suyudi dipercaya menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Jabatan tersebut diembannya hingga sebelum ditetapkan sebagai calon Kapolri.

Selain pengalaman di bidang reserse, Suyudi juga memiliki pengalaman di sejumlah satuan kepolisian, termasuk Resmob, Jatanras, dan Bareskrim Polri. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya hingga mencapai pangkat komisaris jenderal.

Suyudi kemudian diajukan Presiden Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri pada akhir September 2026. DPR menyetujui usulan tersebut melalui mekanisme uji kelayakan di Komisi III dan rapat paripurna.

Setelah disahkan DPR, Suyudi kemudian dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri baru di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026).

Sementara itu, Listyo Sigit sebelumnya menjabat Kapolri sejak 21 Februari 2021. Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Listyo di tubuh Polri.

Dalam laporan harta kekayaan yang dikutip dari LHKPN, Suyudi tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp5,8 miliar untuk periode pelaporan 2025. Aset tersebut antara lain berupa tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp4,6 miliar.