JAKARTA, Cobisnis.com - Kelompok Houthi mengklaim melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan fasilitas minyak Aramco.
Serangan tersebut terjadi ketika pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi semakin meningkat. Reuters juga melaporkan Houthi mengklaim serangan terhadap sejumlah infrastruktur Saudi, meski sebagian klaim kerusakan belum dapat diverifikasi secara independen.
Juru bicara Houthi menyatakan kelompok tersebut menyerang Bandara Internasional King Khalid, kilang minyak Aramco, serta sejumlah target lain di wilayah selatan Arab Saudi.
Selain Riyadh, Bandara Abha, Pangkalan Udara Khamis Mushait, serta sejumlah lokasi di Provinsi Najran dan Jazan juga disebut menjadi sasaran.
Pemerintah Arab Saudi mengecam serangan yang disebut menyasar wilayah sipil, fasilitas ekonomi, dan situs keagamaan.
Di sisi lain, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah menghancurkan sejumlah target milik Houthi di pesisir Laut Merah.
Juru bicara koalisi, Turki Al-Malki, mengatakan angkatan laut Saudi menghantam target militer Houthi di Hodeida, termasuk gudang senjata, fasilitas penyimpanan kapal bermuatan bahan peledak, dan ranjau laut.
Koalisi juga menyatakan telah menggagalkan rencana serangan yang menargetkan jalur pelayaran di wilayah selatan Laut Merah.
Eskalasi tersebut berlangsung ketika pasukan pemerintah Yaman melancarkan ofensif untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk kawasan strategis di sekitar Bab el-Mandeb. Pasukan pemerintah Yaman juga mengklaim telah merebut kembali kota pelabuhan Mocha.
Sementara itu, Turki dan Pakistan menyepakati pengerahan pasukan secara cepat ke Arab Saudi berdasarkan pakta pertahanan Mecca Defence Alliance. Ketiga negara sepakat mengaktifkan langkah pertahanan bersama sebagai respons terhadap serangan Houthi.
Situasi tersebut meningkatkan risiko meluasnya konflik Yaman ke wilayah Arab Saudi serta menambah tekanan terhadap keamanan infrastruktur energi dan jalur pelayaran strategis di kawasan.