Kok Bisa? Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Tiba-Tiba Mundur dari Jabatan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 01 Sep 2026, 09:55 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump pada Senin, 31 Agustus 2026. Pengunduran diri itu terjadi di tengah ketegangan dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Seorang pejabat Angkatan Darat AS mengatakan Driscoll telah berbicara dengan Trump mengenai kondisi Angkatan Darat saat ini sebelum mengajukan pengunduran dirinya. Belum dijelaskan secara rinci alasan resmi di balik keputusan tersebut.

Gedung Putih menyebut Driscoll telah menjalankan perannya secara efektif dalam mendorong agenda Trump di Departemen Angkatan Darat. Ia juga dinilai memberikan kepemimpinan selama sejumlah operasi militer dan mendorong perhatian lebih besar terhadap kesiapan serta kemampuan tempur.

Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan Driscoll juga berperan dalam upaya negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi Gedung Putih terhadap kinerja Driscoll selama menjabat.

Pengunduran diri Driscoll sebelumnya pertama kali dilaporkan The Wall Street Journal. CNN Indonesia menyebut pengunduran diri tersebut berlangsung setelah berbulan bulan ketegangan antara Driscoll dan Hegseth.

Driscoll merupakan veteran Angkatan Darat AS dan dikenal sebagai sahabat lama Wakil Presiden JD Vance. Keduanya merupakan teman sekelas di Yale Law School dan tetap memiliki hubungan dekat hingga kini.

Kedekatan Driscoll dengan Vance disebut menjadi salah satu sumber persoalan dengan Hegseth. CNN melaporkan Hegseth memandang hubungan tersebut sebagai upaya Driscoll untuk melewati jalur kepemimpinan di Departemen Pertahanan.

Driscoll juga memiliki hubungan langsung dengan Trump. Pada tahun lalu, Trump menunjuknya untuk membantu membujuk Ukraina kembali ke meja perundingan dalam upaya membuka pembicaraan dengan Rusia.

Kepergian Driscoll terjadi sekitar enam bulan setelah perang AS dan Iran pecah. Konflik tersebut hingga kini disebut belum menunjukkan tanda tanda akan berakhir.

Sebelumnya, Hegseth juga memecat Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Randy George serta dua jenderal lainnya. George diketahui bekerja erat dengan Driscoll, sehingga perubahan di tubuh kepemimpinan militer AS kembali menjadi sorotan.

Di awal masa jabatan Hegseth, sejumlah sumber mengatakan dirinya tidak mempercayai sejumlah pejabat di sekitarnya, baik dari kalangan sipil maupun militer. Situasi tersebut memperlihatkan adanya dinamika internal yang cukup kuat di lingkungan Departemen Pertahanan AS.