JAKARTA, Cobisnis.com - Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran sebagai penengah dalam meredakan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Pemerintah Indonesia bahkan membuka kemungkinan Prabowo melakukan kunjungan langsung ke Teheran jika seluruh pihak menyetujui upaya mediasi tersebut.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia menekankan pentingnya dialog dan diplomasi sebagai jalan utama penyelesaian konflik, serta menyerukan semua pihak untuk menahan diri demi menjaga stabilitas kawasan dan keamanan global.
Ketegangan meningkat setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah strategis di Iran.
Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap operasi militer tersebut, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai langkah untuk menghilangkan ancaman eksistensial terhadap negaranya.
Sebagai respons, Garda Revolusi Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.
Di tengah situasi tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip penghormatan kedaulatan negara, penyelesaian konflik secara damai, serta perlindungan terhadap WNI di wilayah terdampak melalui koordinasi dengan perwakilan RI setempat.