Lurah Kalisari Dinonaktifkan, Warga dan Tokoh Masyarakat Kompak Beri Dukungan

Oleh Hidayat Taufik pada 12 Apr 2026, 12:11 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Dukungan moril terus mengalir dari tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, kepada lurah setempat yang tengah dinonaktifkan sementara.

Kebijakan tersebut diambil menyusul polemik unggahan foto berbasis kecerdasan buatan (AI) terkait persoalan parkir liar di Jalan Damai yang viral di media sosial.

Ketua RT 11/01 Kelurahan Kalisari, Adi Solihin, menuturkan bahwa selama masa kepemimpinannya, lurah tersebut dikenal memiliki kinerja yang baik serta kedekatan yang erat dengan warga. Ia juga menilai komunikasi antara pihak kelurahan dan masyarakat selama ini berjalan harmonis.

“Selama ini lurah kami bekerja dengan baik dan selalu hadir di tengah masyarakat. Komunikasi juga terjalin dengan baik,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Adi turut menyoroti luasnya cakupan tugas petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Menurutnya, petugas PPSU kerap dihadapkan pada berbagai persoalan lingkungan, termasuk yang berada di luar lingkup tugas utama mereka.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus ulama setempat, Ustaz Haji Ahmad Sobari, menyampaikan pandangan senada. Ia menilai lurah tersebut aktif menjalin hubungan yang baik dengan para ulama serta masyarakat.

“Selama ini lurah cukup dekat dengan para ulama. Ada upaya untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umaro di wilayah Kalisari,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya klarifikasi menyeluruh atau tabayun terkait persoalan yang mencuat, khususnya menyangkut kewenangan dalam penanganan parkir liar.

Menurutnya, perlu ada kejelasan apakah hal tersebut menjadi tanggung jawab lurah atau instansi terkait seperti Suku Dinas Perhubungan.

Ia menegaskan, langkah klarifikasi tersebut penting guna menghindari kesalahpahaman dalam menilai kinerja lurah, sekaligus memastikan penanganan masalah dilakukan oleh pihak yang berwenang.

“Perlu ada kejelasan agar kejadian serupa tidak terulang. Sangat disayangkan jika hanya lurah yang disalahkan, padahal akar persoalannya adalah parkir liar,” pungkasnya.