JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan penempatan warga ke hunian sementara (huntara) di kawasan Senen harus tepat sasaran. Karena itu, pemerintah akan mengacu pada data dan kriteria yang telah ditetapkan.
Pemerintah menyiapkan huntara tersebut untuk warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kereta api. Program ini bertujuan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Saat meninjau lokasi huntara di Senen, Jakarta, Selasa (9/6/2026), Maruarar meminta seluruh pihak memastikan proses verifikasi berjalan sesuai aturan. Menurutnya, ketepatan data menjadi kunci keberhasilan program relokasi.
Selain itu, pemerintah akan menggunakan data resmi sebagai dasar penetapan penerima manfaat. Dengan demikian, bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar memenuhi syarat.
Maruarar juga meminta instansi terkait segera menyiapkan sistem pengelolaan kawasan huntara. Sementara itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat.
Menurutnya, pengelolaan kawasan tidak boleh berhenti setelah warga menempati hunian. Karena itu, pemerintah perlu mengatur kebersihan lingkungan, area parkir, dan layanan utilitas sejak awal.
Di sisi lain, pembangunan huntara terus menunjukkan progres positif. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada 15 Juni 2026.
Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Karena itu, pemerintah mulai mempersiapkan proses penempatan penghuni secara bertahap.
Sementara itu, Menteri Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria memastikan warga tidak akan membayar biaya hunian pada masa awal penempatan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu warga beradaptasi dengan lingkungan baru.
Namun, pemerintah akan mengevaluasi kebijakan itu secara berkala. Setelah itu, pemerintah akan menentukan mekanisme pengelolaan jangka panjang.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pihaknya telah mendata warga yang tinggal di bantaran rel. Pendataan tersebut bertujuan memastikan proses relokasi berjalan sesuai sasaran.
Selain itu, KAI memprioritaskan relokasi warga Pasar Gaplok pada tahap awal. Kawasan tersebut sebelumnya menjadi fokus perhatian pemerintah.
Di sisi lain, penataan kawasan bantaran rel juga mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Langkah itu diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan di sekitar jalur rel.
Huntara Senen memiliki 324 unit hunian. Selain tempat tinggal, kawasan tersebut menyediakan taman bermain, tempat ibadah, dapur bersama, toilet, dan berbagai fasilitas umum lainnya.