Pemerintah Salurkan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir di Aceh, Nilainya Ratusan Miliar

Oleh Dwi Natasya pada 15 Feb 2026, 21:04 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) secara serentak di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Jumat (13/2/2026).

Penyerahan simbolis bantuan tersebut dipimpin secara terpusat oleh Menteri Koordinator PMK Pratikno dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Kegiatan ini dipimpin secara terpusat oleh Menko PMK dan Mendagri,” ujar Safrizal di Banda Aceh.

Ia merinci, Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami dampak paling parah akibat banjir dan longsor menerima bantuan terbesar. Untuk kategori RR diberikan kepada 2.813 kepala keluarga (KK) dan RS kepada 2.345 KK dengan total nilai mencapai Rp112.545.000.000.

Sementara itu, bantuan di wilayah Aceh lainnya yang diserahkan oleh Kepala BNPB dan jajaran mencakup 1.215 KK untuk RR dan 465 KK untuk RS dengan total Rp32.175.000.000. Di Kabupaten Aceh Barat, bantuan diberikan kepada 49 KK (RR) dan 24 KK (RS) senilai Rp1.455.000.000.

Di Aceh Selatan, sebanyak 233 KK menerima bantuan RR dan 41 KK menerima RS dengan total Rp4.725.000.000. Kemudian di Aceh Tenggara, 31 KK mendapat RR dan 34 KK menerima RS dengan total Rp1.485.000.000.

Kota Lhokseumawe turut memperoleh bantuan dengan rincian 23 KK (RR) dan 1.178 KK (RS) dengan total Rp35.685.000.000. Nagan Raya menerima 89 KK (RR) dan 80 KK (RS) senilai Rp3.735.000.000.

Selanjutnya, Bener Meriah mendapatkan bantuan untuk 118 KK (RR) dan 84 KK (RS) sebesar Rp4.290.000.000. Di Subulussalam, bantuan diberikan kepada 1.043 KK (RR) dan 74 KK (RS) dengan total Rp17.865.000.000.

Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan cukup besar yakni 2.707 KK (RR) dan 2.611 KK (RS) dengan total Rp118.935.000.000. Di Aceh Singkil, bantuan diberikan kepada 472 KK (RR) dan 48 KK (RS) sebesar Rp8.520.000.000. Sedangkan Gayo Lues memperoleh bantuan untuk 3 KK (RR) dan 9 KK (RS) dengan total Rp315.000.000.

Safrizal menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan stimulan ini sebagai kepedulian dan kehadiran negara kepada warga yang terdampak banjir dan longsor. Insya Allah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk merehabilitasi rumah,” pungkasnya.