Pemukim Israel Masuk ke Desa Qusra di Tepi Barat, Otoritas Belum Umumkan Penangkapan

Oleh Zahra Zahwa pada 31 Aug 2026, 18:25 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekelompok pemukim Israel dilaporkan memasuki sebuah desa Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu, 30 Agustus 2026. Dalam insiden tersebut, mereka disebut mengambil alih sebuah rumah saat pemiliknya masih berada di dalam.

Peristiwa itu terjadi di Desa Qusra. Insiden tersebut menambah daftar ketegangan yang terus terjadi di kawasan Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut keterangan warga setempat, para pemukim mulai berdatangan pada Sabtu siang. Mereka kemudian melempari rumah milik Louay Adli dengan batu.

Adli mengatakan dirinya segera menghubungi polisi Israel saat serangan berlangsung. Namun, jumlah pemukim terus bertambah. “Saya memperkirakan ada sekitar 60 hingga 70 orang,” kata Adli.

Ia mengaku para pemukim mengepung rumah dari berbagai arah. Selain itu, mereka terus melemparkan batu ke arah rumah dan penghuninya. “Mereka mengepung kami dari semua sisi dan melempari kami dengan batu,” ujarnya.

Menurut Adli, situasi tersebut berlangsung sekitar satu jam. Setelah itu, pasukan militer Israel tiba di lokasi. Militer Israel menyatakan menemukan puluhan perusuh saat pasukan tiba di area kejadian. Namun, hingga Minggu malam waktu setempat, otoritas belum mengumumkan adanya penangkapan terkait insiden tersebut.

Sementara itu, ketegangan antara warga Palestina dan pemukim Israel masih menjadi sorotan di Tepi Barat. Berbagai kelompok hak asasi manusia terus menyuarakan kekhawatiran atas meningkatnya insiden kekerasan di wilayah tersebut.