Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 04 Feb 2026, 21:09 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali berfungsi, meski masih ada wilayah yang memerlukan perhatian khusus.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Amran, menyebut total terdapat 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana di tiga provinsi utama di Sumatera.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 kabupaten/kota kini telah berfungsi normal. Aktivitas pemerintahan, layanan publik, serta kehidupan sosial masyarakat di wilayah tersebut perlahan kembali berjalan stabil.

Selain itu, terdapat 15 kabupaten/kota lain yang berada dalam fase mendekati normal. Meski belum sepenuhnya pulih, kondisi infrastruktur dan layanan dasar di wilayah tersebut dinilai sudah membaik.

Namun demikian, Amran menegaskan masih ada 10 kabupaten/kota yang membutuhkan atensi khusus. Wilayah-wilayah ini dinilai masih menghadapi tantangan signifikan dalam proses pemulihan.

Di Provinsi Sumatera Barat, tujuh kabupaten/kota telah berfungsi normal. Sementara tujuh wilayah lainnya berada pada tahap mendekati normal pascabencana.

Adapun dua daerah di Sumatera Barat yang masih membutuhkan perhatian khusus adalah Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman. Keduanya masih memerlukan percepatan rehabilitasi infrastruktur dan layanan masyarakat.

Sementara di Provinsi Sumatera Utara, sembilan kabupaten/kota telah kembali berjalan normal. Tujuh wilayah lainnya juga dilaporkan hampir pulih sepenuhnya.

Namun, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara masih masuk dalam daftar daerah yang perlu penanganan khusus karena dampak bencana yang cukup berat.

Perkembangan positif juga tercatat di Provinsi Aceh. Dari sebelumnya hanya satu wilayah yang normal, kini sebanyak 11 kabupaten/kota telah kembali berfungsi dengan baik.

Meski demikian, enam wilayah di Aceh masih membutuhkan perhatian lebih, yakni Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

Pemerintah menegaskan proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dipercepat agar seluruh daerah terdampak dapat kembali pulih dan masyarakat bisa beraktivitas secara normal.